Banin D. Sukmono

Banin D. Sukmono
11 POSTS 0 COMMENTS
Direktur Ze-No CLM dan MaVis English. Menerima terjemahan standar jurnal internasional dan kursus terbatas premium untuk mendapatkan IELTS Band 7.0.

Akal Sehat adalah Akal yang Baik dan Normal

Cukup berlebihan jika penjelasan tentang apa itu akal sehat dalam berbagai macam tradisi filosofis sebagaimana dilakukan oleh al-Fayyadl dirasa diperlukan untuk memperjelas maksud dari kata akal sehat dalam diskusi-diskusi publik, dan bahkan juga pada tingkat teoretis. Akal sehat bukanlah konsep rumit seperti “ada” yang...

Mengapa Perlu Membicarakan Ketiadaan?

Sekitar pertengahan bulan April lalu, setelah melalui pembicaraan yang cukup panjang, saya dan teman-teman di Zeno-Centre for Logic and Metaphysics  merasa beruntung karena diberi kepercayaan untuk membaca salah satu makalah Stephen Mumford, filsuf kontemporer Inggris, tentang absensi dan ketiadaan. Artikel yang berguna untuk memberikan...

Mewaktukan Dormammu: Catatan Kecil untuk “Doctor Strange”

Apa yang terselip dari setiap untaian kata kita pada Dormammu? Doctor Strange, alih-alih sebagai sebuah film, bagi saya, merupakan sebuah problem filsafati. Ia dengan tegas mengambil posisi berisiko pada sebuah perdebatan kuno yang masih menjadi misteri hingga sekarang: bagaimana mungkin ada pertemuan dalam dunia...

Menempatkan Problem Materialisme Spekulatif

Ada dua hal yang dapat dihasilkan dari karya filsafat dengan karakteristik “tinjau-meninjau”, seperti misalnya sistem filsafat X ditinjau dari sistem filsafat Y. Pertama, pencocokan; kedua, kritik. Kritik adalah pembuktian bahwa suatu sistem filsafat X dibatasi, dipermasalahkan atau dan tidak dapat dibenarkan dalam keadaan yang...

Menanyakan Ketiadaan

Pertanyaan adalah hal yang aneh. Strukturnya unik. Arti dasarnya adalah “meminta keterangan”, dan jika dirunut lebih panjang kita bisa mengartikannya sebagai: antisipasi manusia atas pengetahuan yang sudah diketahui untuk diketahui lebih dalam lagi. Sebagai contoh, kita mengetahui bahwa ada kulit, kita ingin tahu apa...

Meillassoux dan Tuhan yang Mungkin

Saya sepakat dengan salah satu teman saya, Taufiqurrahman, bahwa pada bulan Desember banyak orang mendadak tidak tahu diri. Bersikukuh mengklaim kebenaran tanpa mengecek terlebih dahulu sejauh mana, secara nalar, pernyataan mereka dapat dipertanggungjawabkan. Mengikuti Immanuel Kant, filsuf besar abad pencerahan, kita sah memanggil orang-orang...

Memahami Waktu tanpa Kemenjadian

(Diskusi buku Time Without Becoming karya Quentin Meillassoux) L’affaire de la philosophie n’est pas l’être, mais le peut- être. Serunya dunia Pasca-Modern. Dalam kejayaan dan riuhnya penerimaan yang selalu melepas dan pelepasan yang selalu menerima. Dalam situasi di mana “semuanya boleh” hampir memenangkan sebagian pertandingan debat....

Namanya Filsafat: Menimbang Kemungkinan-Kemungkinan Filsafat sebagai Kritik

Tugas saya kita pada diskusi kali ini adalah menimbang kemungkinan-kemungkinan filsafat sebagai kritik. Topik ini diangkat untuk paling tidak menjadi respon atas dua hal: a) jargon kematangan ilmu-positif yang membuat segalanya seakan sudah tidak perlu diperdebatkan lagi secara filosofis, dan b) pandangan anti-representasionalisme yang...

Si(apa) Fans Fiksi di Antara Kita?

Judul: Textual Poachers: Television Fans and Participatory Culture Penulis: Henry Jenkins Tahun Terbit: 1992 (Cet 1), 2012 Penerbit: Routledge Kota Penerbit: New York ...Lizzie Bordan... describes political alchemy as “the process of turning shit into gold”; if this claim is true, there may be no better alchemist on the planet than fans. (Henry Jenkins, hlm....

Bayan Azdirici Damla

Bayan Azdirici Damla