Di akhir bulan Desember 1995, di suatu hari yang berkabung, Jacques Derrida mengantar arwah teman sekaligus gurunya, Emmanuel Levinas, dengan sebuah ceramah yang menggetarkan. Ceramah itu dibuka dengan ekspresi ketakutan Derrida atas sesuatu yang—karena di luar kuasanya—kini telah tiba...
Hingga kini, deret tanya tentang keadilan masih saja menggumuli tubuh kultus sang pengada. Keadaan yang menjerumuskan kita pada titik singgung tentang sang adil terus menjerat sang pengada, tatkala kubangan realitas hukum negeri ini tak mampu menitahkan sepenggal nilai akan ...
Pada masa pascareformasi saat ini, apa yang telah kita dapat dari realitas politik kita? Jawaban yang kita peroleh pastilah beragam, tergantung dari sisi mana kita melihatnya. Bagi ‘orang kanan’, dengan bangga pasti menyebut bahwa liberalisasi politik saat ini sebagai...
Di tahun politik seperti sekarang ini, kegaduhan demi kegaduhan pastilah sulit dihindari. Berawal dari sikap fanatisme politik, seringkali kegaduhan itu tak dapat dikendalikan atau diprediksi sebelumnya. Padahal, dalam menghadapi Pilpres 2019 mendatang, sikap fanatisme sebenarnya tidaklah diperlukan. Kegerahan politik juga...
Mencintai bukanlah persoalan yang mudah Sebelum kita membahas secara mendalam tentang konsep mencintai, ada pertanyaan penting ketika dihadapkan pada subjek dari cinta: Mengapa manusia dalam menghadapi proses untuk mencinta selalu menetapkan standar-standar tertentu? Semisal jika dia seorang laki-laki, maka akan...
Apa yang dilahirkan modernisme? Selain subjektivitas (manusia sebagai pusat realitas), kritik (rasio sebagai tonggak absah pengetahuan untuk mengatasi tradisi) dan kemajuan, modernisme juga melahirkan kehancuran dirinya sendiri—meskipun tidak sampai meluluhlantahkan—yang pada nantinya melahirkan era postmodernisme. Modernisme dihancurkan oleh watak dan...
 Happiness is the meaning and the purpose of life, the whole aim and end of human existence.” -Aristoteles Kebahagian yang Reflektif (Sebuah Pendahuluan) Apa yang harus disiapkan ketika menjadi individu yang hedonis? Ego kebahagiaan yang menguntungkan diri sendiri, tapi merugikan orang...
Kereta Gairah Seks layaknya kereta, selalu berjalan mengikuti rel yang telah ditentukan. Perjalanan kereta selalu bergantung pada sang lokomotif sebagai mesin penggerak. Sang lokomotif bernama libido, gerbong-gerbong berisikan seks, seksual, seksualitas, persiapan orgasme, dan aktivitas lainnya. Rentetan roda-roda besi bergerak...
Sanjungan dan pujian menjadi dambaan bagi sebagian besar penikmat kekuasaan. Beragam sosok muncul saat ini, dipujanya yang hadir sebagai pembela ultimatum yang tertunda, melambangkan dirinya atas daripadanya nampak keadilan dan kemakmuran, mengumbar pengharapan yang dipancarkan dari kata-katanya dan mengklaim...
Adakah subjek yang terlepas dari struktur? Bagi saya pertanyaan ini perlu dijawab sebelum kita bicara kapitalisme lebih jauh. Perdebatan agen-strukur memang telah lama mengemuka. Dalam kajian sosial maupun filsafat, wacana ini ramai diperbincangan. Kubu satu beranggapan subjek/agen itu terlepas...