Daniel Ahmad

6 POSTS 0 COMMENTS
Penulis adalah jurnalis Kompas dan peneliti lepas. Tertarik dalam kajian sastra, filsafat, dan studi kultural.
Beberapa hari yang lalu, salah satu teman saya mengeluhkan kondisi ‘gila’ yang dialaminya di tengah pandemi Covid-19 saat ini. Sesalan yang dia sasar bukan pada wabah secara umum, akan tetapi dampak sosiologis. Ia mengaku tidak memahami kebanyakan orang yang masih saja mengeluhkan kondisi ini, terutama karena alasan terbatasnya hubungan sosial. Padahal baginya selama ini pola hubungan sosial yang terjadi...
G uido Anselmi adalah seorang sutradara fiksional yang terkenal–ia merupakan karakter utama dalam film 8½ atau Otto e Mezzo (1963) garapan maestro asal Italia, Federico Fellini. Guido mengalami krisis kreativitas ketika sedang menggarap suatu proyek film sci-fi terbarunya.  Ia merasa seakan kehilangan minat untuk menyelesaikan film tersebut karena kesulitan artistik yang dihadapi.  Sejak adegan awal, penonton sudah dibawa ke alam mimpi Guido....
Runtuhnya tembok Berlin sebagai batas simbolik geo-politik yang memisahkan Jerman secara ideologis memulai fragmentasi negara-negara Uni Soviet sebagai salah satu kekuatan politik juga militer sejak revolusi merah 1917. Peristiwa tersebut mengakibatkan melemahnya pertarungan ideologis antara liberalisme dan sosialisme. Simplifikasi Francis Fukuyama tentang akhir sejarah yang dimenangkan liberalisme menjadi tamparan sekaligus tantangan terhadap siapa saja yang masih percaya terhadap cita-cita...
Judul: Nineteen Eighty-Four (Terj. 1984) Penulis: George Orwell Penerjemah: Landung Simatupang Penerbit: PT Bentang Pustaka Tahun Terbit: 2018 (Cet.7) Jumlah Halaman: viii + 400 hlm Bahasa: Indonesia ISBN: 978-602-291-234-7 Tujuh puluh tahun lalu, tepatnya tanggal enam Juni 1949, George Orwell menerbitkan Nineteen Eighty-Four (disingkat 1984). 1984 sendiri adalah novel distopia atau satire anti-utopia yang pada titik tertentu dalam novel ini, menggambarkan kisah “masa depan” atau suatu kondisi...
Salah satu film berlatar tahun 80an berjudul Bandersnatch - yang sejatinya berakar pada serial televisi fiksi ilmiah Black Mirror dari Netflix, mampu merefleksikan salah satu permasalahan yang tidak pernah selesai perbincangannya dalam diskursus filosofis, yakni “Kehendak Bebas”. Berbicara tentang Black Mirror secara umum, penonton akan ditenggelamkan dalam kompleksitas cerita tentang kemajuan zaman modern yang paradox. Bandersnatch, dengan nuansa gelap...
Pada tahun 1973, pembuat film dan katalisator pergerakan sinema baru asal Jerman, Rainer Werner Fassbinder, membuat serial televisi berjudul Welt am Draht beraliran fiksi ilmiah yang sangat unik. Secara keseluruhan, karya Fassbinder yang hanya terdiri dari 2 seri ini bercerita tentang Fred Stiller, seorang ilmuwan di Institute for Cybernetics and Futurology (Institut für Kybernetik und Zukunftsforschung) yang mencurigai program...
Instagram
WhatsApp