Taufiqurrahman

0 POSTS 0 COMMENTS
Mahasiswa Fakultas Filsafat UGM, penikmat sastra, fokus belajar pemikiran Martin Heidegger dan metafisika. Sesekali menulis untuk media cetak nasional.
Sejarah umat manusia adalah sejarah pencarian kebenaran. Sejak manusia pertama, Adam—dalam keyakinan agama Abarahamik—, kita sudah dapat melihat intensi manusia pada kebenaran. Adam sebagai representasi kebenaran yang diutus Tuhan dan iblis sebagai oposan yang berusaha mementahkan kebenaran yang direpresentasikan Adam. Ketika Iblis sudah berhasil menggoda Adam, kebenaran Tuhan dengan seketika tercampakkan. Adam mengingkari kebenaran Tuhan. Dan atas nama kebenaran, Tuhan...
Beberapa orang mahasiswa baru (maba) mendatangi kampusnya: Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Kakak-kakak angkatan mereka menyambutnya dengan riang gembira. Suasana menjadi penuh dengan ramah-tamah. Namun, suasana berubah seketika, saat salah satu di antara maba ada yang bertanya: “Setelah lulus dari filsafat nanti kita kerja apa?” Kakak angkatan mereka kebingungan untuk menjawab. Itu pertanyaan yang lebih rumit dari pertanyaan filsafat....

Puasa

Puasa adalah ibadah yang ada sejak awal, bahkan sebelum Islam datang. Di dalam al-Qur’an, ketika Allah menurunkan perintah puasa kepada umat Muhammad, disebutkan bahwa puasa sudah diwajibkan pada umat sebelum mereka (QS. 2: 183). Kita juga sudah mengenal puasa Daud: puasa yang dilakukan tiap selang satu hari oleh Nabi Daud. Hal itu menunjukkan bahwa puasa bukan hanya ibadah umat Islam....
ركا ئبه فالحب دينى وإيما نى # أدين بدين الحب اين توجهت I follow the religion of Love/ whatever way Love’s camels take, that is my religion and my faith Aku beragama dengan agama cinta/ ke manapun ia bergerak, maka cinta adalah agama dan keyakinanku Ia yang pecinta. Ia yang perindu. Dan ia yang tak tahu apa itu cinta dan apa itu...
Judul Platon: Xarmides-Keugaharian Pengarang A. Setyo Wibowo Penerbit Kanisius Tahun Terbit 10-01-2015 Tebal Halaman 230 halaman ISBN 978-979-21-4161-0 Abad ke-20 disebut sebagai abad anti-platonisme oleh Alain Badiou (1989). Pada abad itu, ada banyak para pemikir dan filsuf yang mengkritik pemikiran Platon. Nietzsche menyebut Platon sebagai filsuf yang anti ke-menjadi-an (becoming), karena mendakwahkan adanya dunia ide sebagai sesuatu yang tetap dan kekal. Para filsuf analitis, seperti Russell dan Wittgenstein, menuduh Platon sebagai orang...
Judul Hans-Georg Gadamer: Penggagas Filsafat Hermeneutik Modern yang Mengagungkan Tradisi ISBN 978-979-21-3436-0 Pengarang Martinho G. da Silva Gusmao Terbit 21-01-2013 Halaman 284 Berat 390.00 Dimensi (mm) 155x230 Hermeneutika menjadi tema menarik selama sekitar dua dekade terakhir ini. Secara garis besar, perbincangan tentang hermeneutika itu dimulai oleh F.D.E. Schleiermacher pada awal abad XIX. Lalu, mencapai puncak kematangannya di tangan Hans-Georg Gadamer pada abad XX setelah sebelumnya melewati catatan sejarahnya melalui Wilhem Dilthey dan Martin...
“Cogito Ergo Sum,” demikian satu kalimat terkenal dari salah seorang filsuf asal Prancis, Rene Descartes (1596-1650). “Aku berpikir, maka aku ada,” demikian pula jika kalimat di atas diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Dengan kalimat itu, Descartes hendak mengatakan bahwa aktivitas berpikir bagitu urgen bagi manusia. Betapa tidak, Descartes secara tegas mensyaratkan "keberadaan manusia” (ergo sum) dengan “aktivitas berpikir” (cogito). Baginya,...